Bagasi motor, kompartemen mungil yang kerap jadi andalan pengendara untuk menyimpan barang bawaan. Desainnya kini semakin praktis, namun tetap perlu kehati-hatian dalam memilih barang yang disimpan di dalamnya. Bukan sekadar soal kenyamanan, menyimpan barang yang salah di bagasi motor bisa berujung pada kerusakan barang, bahkan bahaya keselamatan.
Banyak pengendara mungkin tak menyadari risiko menyimpan barang tertentu di bagasi motor. Suhu tinggi di sekitar mesin motor, yang terpancar langsung ke bagasi, menjadi faktor utama penyebabnya. Artikel ini akan mengulas secara detail jenis barang yang sebaiknya dihindari.
Mengapa Bagasi Motor Berisiko untuk Beberapa Barang?
Bagasi motor, yang terletak dekat dengan mesin, mengalami suhu tinggi saat motor beroperasi. Kondisi ini menciptakan lingkungan panas dan tertutup.
Tekanan dan suhu tinggi ini menjadi ancaman bagi beberapa jenis barang. Memahami risiko ini sangat penting untuk mencegah kerusakan atau kecelakaan.
Daftar Barang yang Sebaiknya Dihindari dari Bagasi Motor
Berikut beberapa kategori barang yang sebaiknya tidak disimpan di bagasi motor. Pertimbangan keselamatan dan kondisi barang menjadi faktor utama.
Menghindari barang-barang ini akan menjamin keamanan perjalanan Anda dan menjaga kondisi barang bawaan tetap baik.
Barang Elektronik
Perangkat elektronik seperti ponsel, power bank, dan tablet sangat rentan terhadap panas. Suhu ekstrem di bagasi bisa menyebabkan baterai mengembang, bocor, bahkan meledak.
Selain itu, panas berlebih dapat merusak komponen internal, memperpendek umur pakai, dan bahkan menyebabkan kerusakan permanen. Simpan gadget Anda di tempat yang lebih aman dan sejuk, seperti tas selempang.
Benda Mudah Terbakar
Korek api, tabung gas portable kecil, atau bahan bakar cadangan sangat berbahaya disimpan di bagasi motor yang panas. Suhu tinggi meningkatkan tekanan di dalam wadah.
Peningkatan tekanan ini berpotensi menyebabkan ledakan dan kebakaran. Keselamatan harus diprioritaskan; hindari menyimpan barang-barang mudah terbakar di bagasi motor.
Jas Hujan Basah
Memasukkan jas hujan basah ke bagasi motor setelah hujan adalah kebiasaan yang kurang baik. Kelembapan dan panas di dalam bagasi dapat merusak jas hujan.
Bahan seperti poliester atau Gore-Tex bisa rusak, berjamur, atau menimbulkan bau apek. Keringkan jas hujan sepenuhnya sebelum disimpan di tempat yang lebih aman dan kering.
Barang Berharga
STNK, BPKB, uang tunai dalam jumlah besar, atau perhiasan sebaiknya tidak disimpan di bagasi motor. Meskipun terkunci, bagasi tetap rentan pencurian.
Bawa dokumen penting dan barang berharga lainnya di tempat yang lebih aman dan selalu dalam pengawasan Anda, misalnya di dalam tas yang selalu Anda bawa.
Parfum dan Minuman Berkarbonasi
Parfum mengandung alkohol, membuatnya mudah terbakar. Suhu tinggi di bagasi dapat mempercepat penguapan alkohol dan menurunkan kualitas parfum.
Minuman berkarbonasi dalam kemasan kaleng atau botol juga rentan meledak karena peningkatan tekanan gas akibat suhu tinggi. Hindari menyimpan keduanya di bagasi motor.
Dengan memahami risiko menyimpan barang tertentu di bagasi motor, Anda dapat melakukan tindakan pencegahan untuk menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan Anda. Selalu utamakan keselamatan dan hindari risiko yang dapat diantisipasi.