Alfeandra Dewangga, nama yang mungkin sudah tak asing bagi Bobotoh, resmi berseragam Persib Bandung untuk dua musim ke depan. Perjalanan Dewangga menuju Maung Bandung ternyata cukup unik, dimulai dari seleksi tahun 2019 yang tak membuahkan hasil hingga akhirnya resmi bergabung di tahun 2025.
Keputusan Dewangga bergabung bukan hanya karena kesempatan kedua di Persib, tetapi juga didorong oleh faktor kedekatan geografis dan kecintaannya pada klub kebanggaan Jawa Barat ini sejak kecil. Ia bahkan mengaku mengidolakan Ahmad Jufriyanto, legenda Persib.
Perjalanan Alfeandra Dewangga Menuju Persib Bandung
Pada tahun 2019, Dewangga mengikuti seleksi Persib di bawah asuhan Robert Rene Alberts. Namun, saat itu ia belum mendapatkan kesempatan untuk bergabung secara permanen.
Kini, di tahun 2025, Dewangga kembali ke Bandung, kali ini dengan status pemain resmi Persib. Pelatih Bojan Hodak melihat potensi besar Dewangga di posisi gelandang bertahan.
Kedekatan keluarga dan kecintaannya pada Persib menjadi faktor penting dalam keputusan Dewangga. Bandung baginya bukan kota asing, dan ia selalu mendukung Persib sejak kecil.
Profil dan Prestasi Alfeandra Dewangga
Lahir di Semarang pada 28 Juni 2001, Dewangga merupakan pemain muda berbakat dengan tinggi badan 179 cm. Ia memulai karier profesionalnya bersama PSIS Semarang dan telah menorehkan prestasi gemilang.
Posisi utamanya adalah bek tengah, namun fleksibilitasnya memungkinkan ia bermain sebagai bek kiri atau gelandang bertahan. Hal ini membuatnya menjadi aset berharga bagi klub dan Timnas Indonesia.
Nilai pasar Dewangga mencapai Rp5,22 miliar menurut Transfermarkt, menunjukkan potensinya yang tinggi. Ia telah tampil lebih dari 70 kali di Liga 1 dan berbagai turnamen domestik.
Kiprah di Tim Nasional Indonesia
Dewangga juga memiliki catatan impresif di Tim Nasional Indonesia, baik di level senior maupun U-23. Ia telah mengoleksi lebih dari 20 caps dan menjadi bagian dari skuad Garuda Muda peraih medali emas SEA Games 2023.
Kontribusi Dewangga di Timnas sangat signifikan, terutama dalam hal memotong serangan lawan dan memulai serangan balik. Kemampuannya ini membuatnya menjadi pemain kunci di lini pertahanan.
Statistik dan Kemampuan Dewangga
Statistik Transfermarkt menunjukkan Dewangga jarang mengalami cedera serius, menandakan kondisi fisiknya yang prima. Akurasi operannya yang tinggi, lebih dari 80 persen per pertandingan di musim 2024/2025, menunjukkan kualitasnya sebagai bek modern.
Kemampuannya memainkan bola dari belakang menjadikannya aset berharga bagi tim. Dewangga juga dikenal disiplin dan konsisten dalam penampilannya.
Usia Dewangga yang masih muda dan performa konsistennya membuat banyak pengamat memprediksi masa depan cerah di kancah internasional. Ada beberapa klub dari Asia Tenggara dan Asia Timur yang tertarik padanya.
Harapan dan Prospek Dewangga di Persib
Dengan bergabungnya Dewangga, Persib semakin memperkuat lini tengahnya. Pengalaman dan kemampuannya akan menjadi tambahan kekuatan yang signifikan bagi tim.
Kehadiran Dewangga diharapkan dapat berkontribusi pada prestasi Persib di Liga 1 musim 2025/2026. Bobotoh pun menaruh harapan besar pada pemain muda berbakat ini.
Dewangga sendiri memiliki ambisi besar untuk berkontribusi bagi Persib. Ia siap memberikan yang terbaik dan berharap dapat mencapai kesuksesan bersama tim.
Karier Dewangga yang cemerlang di usia muda, dipadukan dengan loyalitas dan kecintaannya terhadap Persib, menjadikannya aset berharga bagi klub dan sepak bola Indonesia. Masa depan cerah menanti pemain muda penuh talenta ini.